PEDOMAN MEDIA SIBER
Pedoman Media Siber
MAJALAH PAPUA BERKISAH
Standar Etika, Editorial, Jurnalistik dan Operasional Media Digital
VERSI 2026Pedoman Media Siber Majalah Papua Berkisah merupakan landasan editorial dalam proses pencarian, verifikasi, pengolahan, publikasi, koreksi, dan distribusi informasi melalui platform digital.
Pedoman ini dibuat untuk memastikan bahwa seluruh produk jurnalistik disajikan secara profesional, akurat, berimbang, transparan, independen, serta menghormati hak dan martabat setiap orang.
Majalah Papua Berkisah berkomitmen menjaga independensi editorial dari tekanan politik, ekonomi, kelompok kepentingan, organisasi, individu, maupun pihak lain yang dapat memengaruhi isi pemberitaan.
- Keputusan editorial berada pada kewenangan redaksi.
- Konten jurnalistik tidak boleh dibeli atau ditukar dengan keuntungan pribadi.
- Hubungan komersial harus dipisahkan dari keputusan pemberitaan.
- Konflik kepentingan harus dihindari dan, bila relevan, diungkapkan.
Setiap informasi yang akan dipublikasikan harus melalui proses pemeriksaan yang proporsional dengan tingkat kepentingan dan risiko informasi tersebut.
- Memeriksa nama, tanggal, lokasi, angka dan fakta utama.
- Membedakan fakta, pernyataan, analisis dan opini.
- Menggunakan lebih dari satu sumber apabila keadaan memungkinkan.
- Memeriksa dokumen, foto, video dan materi digital sebelum digunakan.
- Tidak menyajikan rumor sebagai fakta.
- Mengutamakan sumber primer dan sumber resmi jika tersedia.
- Melakukan konfirmasi kepada pihak yang menjadi subjek pemberitaan.
- Dokumen publik harus diperiksa keaslian dan konteksnya.
- Sumber anonim hanya digunakan apabila informasi memiliki kepentingan publik dan identitas sumber memiliki alasan kuat untuk dirahasiakan.
- Redaksi tidak menjanjikan kerahasiaan kepada sumber apabila hal tersebut bertentangan dengan hukum atau keselamatan pihak terkait.
Pihak yang menjadi subjek kritik, tuduhan, atau informasi yang berpotensi merugikan reputasi berhak memperoleh kesempatan yang wajar untuk memberikan klarifikasi.
- Redaksi berupaya menghubungi pihak terkait sebelum publikasi.
- Jika pihak terkait belum memberikan jawaban, hal tersebut dapat dijelaskan dalam berita.
- Jawaban atau klarifikasi yang relevan dapat diperbarui dalam artikel.
Kesalahan faktual yang ditemukan setelah publikasi akan diperbaiki secara transparan.
- Kesalahan penting harus dikoreksi sesegera mungkin.
- Koreksi tidak boleh disembunyikan dengan cara yang menyesatkan.
- Perubahan substansial dapat diberi keterangan bahwa artikel telah diperbarui.
- Redaksi dapat memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan baru.
Majalah Papua Berkisah menyediakan mekanisme bagi pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan untuk menyampaikan hak jawab atau permintaan koreksi.
Pengajuan harus menjelaskan bagian pemberitaan yang dipersoalkan dan memberikan informasi atau bukti pendukung yang relevan.
- Tidak memproduksi atau menyebarkan hoaks secara sengaja.
- Tidak menggunakan judul yang sengaja menyesatkan pembaca.
- Tidak memanipulasi fakta untuk membentuk kesimpulan palsu.
- Menghindari ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kelompok masyarakat.
- Menghormati keragaman budaya, masyarakat adat dan identitas komunitas.
- Konten sensitif harus disajikan dengan konteks dan pertimbangan kepentingan publik.
Redaksi memberikan perhatian khusus terhadap perlindungan anak, korban kekerasan, korban kejahatan, serta kelompok rentan.
- Identitas anak dapat disamarkan apabila diperlukan untuk perlindungan.
- Informasi pribadi korban tidak dipublikasikan tanpa alasan jurnalistik yang kuat.
- Foto atau video sensitif harus dipertimbangkan berdasarkan kepentingan publik.
- Pemberitaan tidak boleh mengeksploitasi penderitaan korban.
Majalah Papua Berkisah menghormati privasi individu dan tidak mempublikasikan data pribadi secara sembarangan.
- Nomor telepon, alamat, dokumen identitas dan informasi sensitif harus dilindungi.
- Data pribadi hanya digunakan apabila memiliki dasar dan kepentingan jurnalistik yang jelas.
- Informasi pribadi yang tidak relevan dengan kepentingan publik tidak perlu dipublikasikan.
- Materi visual harus memiliki sumber yang jelas.
- Manipulasi foto yang mengubah makna faktual tidak diperbolehkan dalam pemberitaan.
- Foto ilustrasi harus diberi keterangan apabila dapat membingungkan pembaca.
- Konten dari media sosial harus diverifikasi sebelum dianggap sebagai bukti kejadian.
- Konteks asli foto atau video harus dipertahankan.
Teknologi kecerdasan buatan dapat digunakan sebagai alat bantu produksi konten, namun tidak menggantikan tanggung jawab editorial manusia.
- Informasi yang dihasilkan AI harus diperiksa oleh redaksi.
- AI tidak boleh menjadi satu-satunya sumber fakta penting.
- Foto atau video sintetis tidak boleh disajikan sebagai dokumentasi nyata.
- Materi AI yang berpotensi menyesatkan harus diberi keterangan yang sesuai.
- Redaksi bertanggung jawab atas konten akhir yang diterbitkan.
Majalah Papua Berkisah membedakan produk berita dengan opini, analisis, editorial, komentar atau tulisan perspektif.
- Berita berorientasi pada fakta yang telah diverifikasi.
- Opini mencerminkan pandangan penulis dan tidak selalu mewakili redaksi.
- Editorial mewakili sikap resmi redaksi apabila dinyatakan demikian.
- Judul dan visual harus sesuai dengan isi artikel.
Wartawan, kontributor dan pengelola media harus menghindari situasi yang dapat memengaruhi independensi pemberitaan.
- Tidak menerima imbalan untuk mengubah fakta.
- Tidak menggunakan informasi jurnalistik untuk keuntungan pribadi.
- Hubungan pribadi atau profesional yang relevan harus dipertimbangkan sebelum penugasan.
Konten komersial harus dibedakan dari produk jurnalistik agar pembaca tidak mengalami kebingungan.
- Iklan tidak boleh menyamar sebagai berita.
- Konten sponsor dapat diberi label secara jelas.
- Kerja sama komersial tidak boleh menentukan hasil liputan jurnalistik.
Komentar pembaca merupakan ekspresi pengguna dan tidak otomatis mewakili pandangan redaksi.
- Dilarang mengunggah ancaman atau ajakan melakukan kekerasan.
- Dilarang menyebarkan data pribadi orang lain.
- Dilarang melakukan penghinaan, spam, penipuan atau manipulasi.
- Redaksi dapat melakukan moderasi terhadap konten yang melanggar aturan.
Setiap materi yang digunakan harus memperhatikan hak cipta, lisensi, atribusi dan hak pemilik karya.
- Mengutamakan penggunaan materi milik sendiri atau berizin.
- Sumber foto, video atau dokumen dicantumkan jika diperlukan.
- Dilarang mengambil karya pihak lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri.
- Permintaan penghapusan materi akan ditinjau berdasarkan fakta, hak cipta dan kepentingan publik.
- Melindungi akun dan sistem redaksi dari akses tidak sah.
- Menggunakan kata sandi yang kuat dan autentikasi tambahan apabila tersedia.
- Mewaspadai phishing, malware, penipuan dan manipulasi digital.
- Data narasumber dan dokumen sensitif harus ditangani secara hati-hati.
- Insiden keamanan harus segera ditangani dan didokumentasikan.
Majalah Papua Berkisah berupaya memberikan informasi yang jelas mengenai status sebuah tulisan, sumber informasi, pembaruan, koreksi dan penggunaan materi ilustrasi.
Masyarakat dapat menyampaikan keberatan, koreksi, hak jawab atau pengaduan terkait pemberitaan kepada redaksi.
Pengaduan sebaiknya disertai judul artikel, bagian yang dipersoalkan, alasan keberatan serta bukti pendukung apabila tersedia.
Seluruh materi yang diterbitkan melalui platform Majalah Papua Berkisah berada dalam tanggung jawab pengelola dan redaksi sesuai pembagian kewenangan masing-masing.
Redaksi berkewajiban mengevaluasi kesalahan, memperbaiki informasi yang keliru dan meningkatkan kualitas jurnalistik secara berkelanjutan.
Pedoman Media Siber ini dapat diperbarui sesuai perkembangan teknologi, regulasi, praktik jurnalistik, kebutuhan pembaca, serta evaluasi internal redaksi.
Perubahan substansial terhadap pedoman akan dicatat dan, apabila diperlukan, diumumkan kepada pembaca.
Kontak Redaksi
Untuk koreksi, hak jawab, pengaduan atau pertanyaan mengenai Pedoman Media Siber, silakan menghubungi redaksi Majalah Papua Berkisah melalui kanal kontak resmi yang tersedia pada situs.
MAJALAH PAPUA BERKISAH
Media Digital Independen
“Suara Tanah Papua yang Tak Pernah Padam”